“Kami mengakhiri babak pertama dnegan buruk, mencoba untuk kembali ke bentuk permainan, dan mengubah beberapa hal. Tapi, kami benar-benar turun dalam hal karakter,” keluh Spalletti, mengutip dari Football Italia, Rabu (18/2/2026).
“Itu bukan satu langkah mundur tapi tiga! Jelas, Cambiaso berisiko terkena kartu kuning di babak kedua. Entah bagaimana, kami mendapat dua kartu kuning di 15 menit pertama. Lalu, kami semakin menghancurkan diri sendiri dengan tidak mengenali bahaya di situasi-situasi itu,” imbuhnya.
“Itu situasi yang sulit ketika bermain dengan 10 orang. Kami mengganti pemain untuk meredakan tekanan tapi penggantinya malah kena kartu merah. Semuanya jadi lebih sulit,” tandas pria asal Italia itu.
Kekalahan itu jelas memperberat langkah Juventus menuju 16 Besar Liga Champions 2025-2026. Mereka harus menang dengan selisih empat gol untuk lolos pada pekan depan saat bermain di kandang sendiri.
(Wikanto Arungbudoyo)