Ryo Matsumura mengenang ketika Persija Jakarta mengalami krisis finansial hingga berpengaruh pada performa tim. Walau begitu, jebolan Vissel Kobe itu tetap profesional berupaya memberikan yang terbaik.
"Hingga musim lalu, tim harus berjuang melalui masa yang sangat sulit akibat permasalahan finansial. Ada masa ketika gaji tidak dibayarkan selama berbulan-bulan sejak awal musim, dan kami bahkan harus menjalani pertandingan tanpa penonton dengan stadion tertutup," tulis Ryo Matsumura.
"Meski menghadapi semua itu, saya tetap bisa terus memberikan yang terbaik dan berkontribusi bagi tim, dan hal tersebut sepenuhnya karena kalian, para pendukung," tambahnya.
Ryo Matsumura merasa kecewa cederanya pulih ketika bukan lagi berstatus pemain utama Persija Jakarta. Dalam pesan haru itu, Ryo Matsumura juga sempat mengenang masa-masa ketika Persija dilatih oleh pelatih asal Jerman Thomas Doll.
"Saya juga ingin sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada mantan pelatih kepala, Thomas Doll, yang menelepon saya dan berkata, 'Saya ingin mengajukan penawaran untuk Ryo, jadi tolong datang ke Persija'," imbuh Ryo.
"Saya juga sangat berterima kasih kepada rekan-rekan setim yang selama bertahun-tahun telah menjadi sahabat dekat saya, serta kepada seluruh staf yang terus memberikan dukungan kepada saya sepanjang waktu saya berada di klub ini," sambungnya.
"Terima kasih banyak. Saya mendoakan semua pihak yang terlibat dengan Persija agar terus meraih kesuksesan dan keberuntungan di masa depan," tutup Ryo Matsumura.
(Ramdani Bur)