Ironisnya, lemparan petasan itu dilakukan fans Inter terhadap Audero yang pernah berkostum Il Biscione pada kurun 2023-2024. Tak hanya kepada bekas rekan setimnya, Lautaro juga meminta maaf kepada Cremonese.
“Kami meminta maaf kepada Audero, yang bersama kami saat meraih bintang kedua (scudetto ke-20), dan kami meminta maaf kepada penggemar Cremonese. Hal-hal seperti ini tak boleh terjadi,” tandas pria asal Argentina tersebut.
Menurut laporan Media Italia, Tuttomercatoweb, pelaku pelemparan sudah teridentifikasi. Sosok tersebut diyakini nekat dan sempat ingin melempar satu petasan lagi.
Namun, petasan lainnya justru meledak di tangannya dan mengakibatkan jarinya putus. Pelaku kini sedang dirawat di rumah sakit dan segera ditangkap.
(Wikanto Arungbudoyo)