Usut punya usut, jurnalis Irlandia Declan Varley lebih dulu melakukan yang dibuat Pangeran Siahaan, yakni membuat pesepakbola fiktif. Medio 2003 muncul pesepakbola fiktif bernama Masal Bugduv.
Saat itu Declan Varley menyebut Masal Budguv yang berusia 16 tahun selangkah lagi gabung Arsenal. Media-media besar dunia, salah satunya The Times bahkan sudah menulis Arsenal akan mendaratkan Masal Budguv.
Namun, Declan Varley akhirnya mengeluarkan pernyataan bahwa Masal Budguv merupakan sosok fiktif. Isu ini muncul karena Masal Budguv kecewa harga transfer pemain tak lagi masuk akal.
Declan Varley menilai kehadiran Roman Abramovich di Chelsea pada musim panas 2003 mengubah percaturan transfer pemain. Harga pemain sepakbola naik drastis dan beberapa di antaranya tidak layak dihargai mahal.
(Ramdani Bur)