Beberapa pemain top tersebut adalah Kurniawan Dwi Yulianto, Kurnia Sandy, hingga Bima Sakti. Nama terakhir bahkan sukses membawa Timnas Indonesia U-16 juara Piala AFF U-16 202.
Meski melakukan inovasi, kontroversi tak bisa dilepaskan dari sosok Azwar Anas. Salah satunya adalah pernyataan Endang Sobarna yang saat itu menjabat sebagai Manajer Persikab Bandung.
Endang Sobarna mengatakan adanya permainan kotor dalam Liga Indonesia yang menjerat para wasit. Imbasnya, PSSI menghukum Wakil Ketua Umum Komisi Wasit PSSI dan 40 wasit menjadi terdakwa match fixing.
Di luar kiprahnya di dunia sepakbola Indonesia, Azwar Anas merupakan seorang tentara, birokrat, hingga politikus. Dia juga pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan Indonesia pada Kabinet Pembangunan V (1988–1993) dan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat pada Kabinet Pembangunan VI (1993–1998) era Presiden Soeharto.
Sebelumnya, Azwar Anas juga menjabat sebagai Gubernur Sumatra Barat. Jabatan ini diembannya selama dua periode, yakni pada 1977–1987.
(Djanti Virantika)