"Bahkan klub-klub (Liga 2) diminta untuk melakukan risk assessment home base mereka dan hasilnya banyak yang dinyatakan layak. Rasanya kami ini seperti kena prank," ucapnya.
Aldi juga berbicara soal langkah selanjutnya untuk PSMS Medan. Pihaknya mengaku masih menunggu rapat internal di manajemen PSMS Medan.
"Dengan keputusan pemberhentian itu, kami masih akan membahasnya lebih lanjut dalam rapat internal, termasuk terkait dengan kelanjutan tim yang sudah sebulan terakhir ini kembali menggelar TC," pungkasnya.
(Reinaldy Darius)