LONDON – Arsenal saat ini berada di pole position untuk bisa finis di peringkat empat besar pada klasemen Liga Inggris 2021-2022. Dengan koleksi 51 poin, Arsenal pun sudah bertengger di peringkat keempat dan bahkan masih menyimpan tiga laga yang belum dimainkan.
Dengan begitu, peluang Arsenal mengejar Chelsea yang berada di urutan ketiga dengan koleksi 59 poin pun bisa dikatakan masih sangat terbuka. Namun, semua itu dapat terjadi tentunya jika The Gunners sanggup meneruskan tren positif mereka.
Tercatat Arsenal memang mampu memenangkan lima laga terakhir mereka di Liga Inggris, sayangnya kemenangan itu bukan berarti permainan The Gunners berjalan baik. Arsenal kerap kali menang susah payah dan hal itu jelas tak memberikan jaminan mereka mampu menghabisi sejumlah laga tersisa dengan kemenangan.
Tak heran banyak yang memprediksikan Arsenal justru akan mengakhiri Liga Inggris 2021-2022 dengan berada di luar empat besar, yang berarti keluar dari kandidat peraih tiket Liga Champions musim depan. Berbagai alasan pun cukup mendasari prediksi tersebut, lantas apa saja penyebabnya?
Berikut 4 Penyebab Arsenal Bakal Gagal Finis 4 Besar di Liga Inggris 2021-2022, Mengutip dari Sportaskeeda:
4. Mikel Arteta Masih Kurang Pengalaman Latih Tim yang Jauh Lebih Tak Memiliki Pengalaman
Beberapa waktu yang lalu, Mikel Arteta selaku pelatih dari Arsenal pernah mengatakan bahwa skuadnya sangat kurang dalam hal pengalaman dan hal itu dapat terlihat ketika menghadapi momen-momen krusial.
Dalam beberapa pertandingan terakhir Arsenal, seperti saat melawan Watford dan Brentford, mereka kebobolan gol di akhir pertandingan. Hal itu memperlihatkan Arsenal masih kesulitan menjaga keunggulan mereka.
Arteta pun adalah pelatih yang minim pengalaman dibandingkan pesaingnya dalam perebutan posisi empat besar. Sebut saja Manchester United yang berada di urutan kelima memiliki Ralf Rangnick, lalu Tottenham Hotspur ada Antonio Conte, dan West Ham United dipegang David Moyes.
3. Arsenal Kekurangan Pemain yang Bisa Jadi Pembeda
Arsenal mampu bersaing di posisi empat besar pada musim ini lantaran timnya yang semakin kompak. Namun, mereka sejatinya kekurangan pemain depan yang bisa menjadi pembeda.
Pemain yang dapat diandalkan untuk menjadi mesin pencetak gol atau setidaknya mampu menggerakan timnya untuk bangkit. Jika membahas Man United, mereka punya Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes.
Lalu Tottenham ada Harry Kane dan Son Heung-min. Sementara Arsenal? Mereka justru kehilangan Pierre-Emerick Aubameyang pada musim dingin 2022 yang lalu.
2. Skuad Arsenal Tak Mendalam seperti Tim Pesaing
Arsenal tak memiliki kemewahan di bangku cadangan seperti yang dimiliki Man United, Tottenham, atau West Ham. Pasukan yang tersedia pun terbilang menipis, terbukti saat melawan tim yang berada di zona degradasi pun, Arteta terpaksa menurunkan sejumlah pemain utama untuk bermain.
Tentunya kondisi itu cukup membahayakan. Apalagi Arsenal masih memiliki 12 laga lagi yang harus dimainkan. Sementara Man United saja tinggal sembilan laga.
Andai pemain utama cedera, maka peluang Arsenal untuk menang di laga mendatang jelas akan semakin kecil.
1. Jadwal Laga Sisa Arsenal Berat-Berat
Dari 12 laga tersisa yang dimiliki Arsenal, mereka masih harus melawan Man United, Liverpool, dan West Ham. Kalah dari tiga laga itu bisa membuat peluang Arsenal finis di empat besar jelas semakin menipis.
Apalagi masih banyak laga sulit lainnya yang menantikan skuad The Gunners tersebut. Kondisi itu pun tak sama dengan para pesaingnya dalam memperebutkan posisi empat.
Jadwal Man United, Tottenham, dan West Ham tak seberat seperti yang dialami pasukan Mikel Arteta tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)