Jika Real Madrid benar mendapatkan Kylian Mbappe, Los Blancos bisa dibilang tim tersukses di musim panas 2021. Banyak yang beranggapan PSG yang layak menyandang status tersebut, mengingat mereka berhasil mendatangkan pemain-pemain top seperti Lionel Messi, Sergio Ramos, Achraf Hakimi, Georginio Wijnaldum dan Gianluigi Donnarumma.
(Real Madrid bikin Barcelona gagal mempertahankan Lionel Messi)
Namun, kabarnya tidak seperti itu. Real Madrid layak disematkan sebagai tim tersukses karena presiden Los Blancos, Florentino Perez, berhasil membujuk CEO Barcelona, Ferran Reverter, untuk tidak menandatangani kontrak dengan CVC Capital Partners.
Dari mana kabar ini muncul? Mantan anggota Espai Barca (nama calon stadion baru Barcelona), Jaume Llopis, mengatakan presiden Real Madrid Florentino Perez berandil besar atas kepergian Lionel Messi dari Barcelona. Jaume Llopis mengatakan, Florentino Perez sudah memengaruhi CEO Barcelona, Ferran Reverter dan Joan Laporta (presiden Barcelona) untuk tidak menandatangani perjanjian dengan CVC Capital Partners.
Padahal, jika Joan Laporta menandatangani kontrak dengan CVC Capital Partners, mereka akan mendapatkan dana tambahan yang bisa digunakan untuk mengontrak Lionel Messi. Sayangnya, Joan Laporta memilih tidak menandatangani kontrak.
Sebab, jika kontrak ditandatangani, Real Madrid dan Barcelona kehilangan pemasukan dari hak siar pertandingan sekira 10-11 persen! Karena itu, Lionel Messi gagal memeperpanjang kontrak di Barcelona dan kemudian hengkang ke PSG. Real Madrid pun diuntungkan karena sang rival abadi tak lagi diperkuat pemain sebesar Lionel Messi.
“CEO baru Barcelona (Reverter) yang bertanggung jawab. Saya tahu semuanya harus melalui CEO dan semuanya harus ditandatangani CEO, bukan presiden,” kata Llopis mengutip dari Cadena SER.
“CEO mengancam akan mengundurkan diri jika Joan Laporta menyetujui CVC. Jadi, Laporta ditekan oleh CEO-nya dan Florentino Perez juga coba meyakinkan Joan Laporta. Pada akhirnya, Reverter dan Perez mencoba meyakinkan Laporta untuk mengusir Messi dengan tidak menandatangani kontrak dengan CVC,” tutup Llopis.
(Ramdani Bur)