3. Bagus Nirwanto (PSS Sleman)
Kapten PSS Sleman, Bagus Nirwanto, juga merasakan paceklik akibat pandemi Covid-19. Ia hanya mendapat separuh gaji, belum lagi kompetisi sepakbola yang harus dihentikan dan belum jelas kapan akan kembali digelar.
Demi membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Bagus memilih untuk berjualan gula dan beras curah bersama sang istri. Ia tak ragu menekuni pekerjaan ini demi tetap mendapat pemasukan selama pandemi.
2. Yusuf Meilana (Persik Kediri)
Pemain Persik Kediri, Yusuf Meilana, memilih untuk menjadi pembudidaya ikan lele di tengah suasana yang serba tak menentu ini. Yusuf sebenarnya sudah memiliki usaha ini pada 2018, namun karena pandemi Covid-19 ini ia semakin fokus menjalankan bisnisnya itu.
Usaha budidaya lelenya menjadi sumber utama pendapatan Yusuf di kala kompetisi belum berjalan normal. Yusuf tentunya berharap agar situasi segera membaik dan kompetisi bisa benar-benar digulirkan lagi.