JAKARTA - Direktur Operasional PT. Liga Indonesia Baru (LIB), Irjen Pol (Purn) Drs . Sudjarno, mengatakan sulit jika memaksakan kick off Liga 1 2021-2022 digulirkan pada 23 atau 30 Juli 2021. Sebab, masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) di Jawa-Bali berlangsung pada 3-20 Juli 2021.
Sekadar informasi, selama masa PPKM Darurat, klub-klub dilarang melakoni latihan seperti biasa. Alhasil, klub-klub menyelenggarakan latihan secara mandiri, seperti di masa-masa awal pandemi Covid-19 pada Maret 2020.
(Laga Bhayangkara Solo FC vs Persija Jakarta di Piala Menpora 2021. (Foto: PT LIB)
Karena itu, tidak memungkinkan jika tanggal 20 Juli 2021 PPKM Darurat berakhir, kemudian selang tiga atau 10 hari, kick off Liga 1 2021-2022 digulirkan. Lantas, apa solusinya?
Pada Jumat, 2 Juli 2021, PT. LIB mengadakan rapat secara virtual dengan klub-klub Liga 1 2021-2022. Ada sejumlah saran dilemparkan klub kepada PT. LIB, salah satunya soal kick off kompetisi yang kemungkinan digulirkan pada 20 Agustus 2021.
“Kami baru saja diskusi dengan klub. Kemudian kita sampaikan kepada klub, bagaimana cara kita menyikapi situasi ini. Selama PPKM, klub-klub juga tidak boleh latihan. Jadi kita merancang sekarang masukan-masukan dari klub,” kata Sudjarno dalam program Special Dialogue hasil kolaborasi Okezone dan Sportstars.id.
BACA JUGA: Dicap Pengkhianat karena Pindah dari Persija ke Persib Bandung, Ini Respons Marc Klok
“Jika PPKM Darurat setelah 20 Juli 2021, tidak mungkin kita menggelar kompetisi pada 23 atau 30 Juli 2021, mengingat klub harus Kembali mempersiapkan tim. Ada sejumlah masukan, salah satunya kick off digelar satu bulan setelah PPKM Darurat selesai (20 Agustus 2021),” lanjut pria kelahiran Lumajang, Jawa Timur, 59 tahun lalu tersebut.