Sepeninggal Tuchel, PSG mendatangkan Mauricio Pochettino. Namun, tak seperti Tuchel, PSG asuhannya tak mampu mencapai partai puncak. Mereka hanya bisa mencapai semifinal usai disingkirkan Man City.
Sementara itu, Tuchel sangat bahagia bisa mengantar Chelsea meraih gelar juara Liga Champions. Namun, dia meminta anak asuhnya tak terlalu lama merayakan euforia kemenangan.
“Sekarang saatnya merayakan ini beberapa hari ke depan, menikmatinya, merefleksi selama satu dua pekan ke depan. Sesudahnya itu tidak akan berarti banyak, dan saya ingin segera memenangi trofi berikutnya," tuturnya mengutip laman UEFA.
(Rachmat Fahzry)