PELATIH legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, mengalami pendarahan otak dan hampir hilang ingatan tiga tahun lalu. Untungnya, setelah pendarahan otak tersebut, ingatan dan nyawa Fergie –sapaan akrab Ferguson– masih tertolong.
Alhasil, pelatih asal Skotlandia itu masih sanggup menjadi narasumber saat dirinya dibuatkan film dokumenter berjudul “Never Give In” oleh produser ternama, Andrew Macdonald. Kemudian, yang bertugas sebagai sutradara di film dokumenter ini adalah anak Fergie sendiri yakni Jason.
“Kehilangan ingatan adalah ketakutan terbesar saya, ketika saya menderita pendarahan otak pada 2018,” kata Ferguson, mengutip dari inewscouk.
“Dalam pembuatan film ini, saya dapat melihat kembali momen terpenting dalam hidup saya, baik dan buruk,” lanjut pria berusia 79 tahun tersebut.
Lantas, apa isi cerita dari film dokumenter ini secara keseluruhan? Fokusnya adalah membahas kiprah mentereng Fergie selama hampir 27 tahun (1986-2013) menangani Manchester United.
BACA JUGA: Maguire Sebut Man United Terlalu Sering Dapat Hasil Imbang Musim Ini
Sir Alex Ferguson pun tidak mentereng di awal-awal menangani Manchester Unted. Ia sempat gagal membawa Manchester United meraih gelar juara di tiga musim awal kepelatihan.