JAKARTA - Kekalahan Tottenham Hotspur dari Aston Villa dengan skor 2-3 mencatatkan sejarah buruk. Kekalahan tersebut membuat Tottenham Hotspur menjalani awal musim Liga Inggris terburuk setelah 5 pertandingan pembuka. \
Atas kekalahan ini, Tottenham Hotspur baru memperoleh 2 poin dari 5 pertandingan. Berdasarkan catatan Opta, ini adalah awal musim Liga Inggris terburuk bagi Tottenham setelah 5 pertandingan.
Hasil ini melewati rekor buruk lainnya pada awal musim 2008-2009. Saat ini, Tottenham Hotspur juga mengemas 2 poin. Tapi, pada periode itu selisih golnya -3 alias lebih baik dari musim ini dengan selisih -6 gol, dengan torehan 2 kali mencetak gol dan kebobolan 8 kali.
Hasil ini juga menempatkan Tottenham Hotspur nyaris di dasar klasemen. Tottenham duduk di peringkat 19, berada tepat di atas Fulham yang baru mengemas 1 poin. Fulham akan bertanding melawan Manchester United pada Minggu (20/9/2026) malam.
Dalam pertandingan pada Sabtu (19/9/2026) itu, tim asuhan Roberto De Zerbi bahkan harus tertinggal 3 gol lebih dahulu. Gol pertama Aston Villa dicetak Johan Manzambi pada menit ke-45+4.
Nicolas Jackson kemudian memperbesar keunggulan tim tamu lewat golnya pada menit ke-67. Ia mencetak gol dari dalam kotak penalti setelah tendangannya tak mampu digagalkan kiper Tottenham Hotspur, Antonin Kinsky.
Sepakan keras Emiliano Buendia dari luar kotak penalti semakin membuat pendukung tuan rumah terdiam di Stadion Tottenham Hotspur. Skor berubah menjadi 0-3 pada menit ke-79.
Tim tuan rumah lalu berhasil mencetak gol jelang pertandingan berakhir. Conor Gallagher sempat membangkitkan harapan tuan rumah lewat golnya pada menit ke-86. Gol sundulan Jan Paul van Hecke pada menit ke-90+8 tak cukup menyelamatkan Tottenham Hotspur dari kekalahan.