Menurut pemain berusia 29 tahun itu, puasa adalah ibadah wajib yang harus dijalankan. Sementara bermain bola adalah pekerjaan yang juga harus ia jalani.
"Makanya, saya pikir tak ada masalah latihan di saat puasa. Memang butuh adaptasi, tetapi ini tak akan berlangsung lama. Lagi pula ini bukan kali pertama saya. Jadi, semua dijalani dan dinikmati saja," ujar Javlon.
Lebih lanjut, ia pun berharap Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi Borneo FC, serta seluruh suporter yang selama ini setia mendukung tim.
"Semoga Ramadan tahun ini membawa berkah bagi semua, dan saya pribadi mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa untuk masyarakat Samarinda dan suporter Borneo FC," ucap Javlon.
(Ramdani Bur)