SOLO – Langkah Arema FC untuk lolos ke babak selanjutnya ajang Piala Menpora 2021 terbilang cukup berat. Hal tersebut setelah mereka gagal meraih kemenangan di dua laga awal fase grup.
Hanif Sjahbandi dan rekan-rekan butuh lebih dari sekadar menang untuk lolos. Dengan kata lain, Arema perlu menang dengan selisih dua gol atas PSIS Semarang. Jika berhasil melakukan hal tersebut, mereka akan unggul surplus satu gol, sedangkan PSIS 0.
Meski demikian, pelatih Arema FC, Kuncoro menegaskan timnya tidak akan terbebani dengan hal tersebut. Sang pelatih hanya mengingatkan agar para pemain untuk tampil maksimal demi meraih kemenangan di laga terakhir fase grup kali ini.
Baca juga: Hitung-hitungan agar Arema FC Lolos ke Perempatfinal Piala Menpora 2021
“Kami tidak terbebani dengan keharusan menang dengan skor besar. Fokus kami adalah untuk meraih kemenangan dengan semaksimal mungkin,” ujar Kuncoro pada konferensi pers virtual, Senin (29/3/2021).
“Kami hanya mengingatkan para pemain untuk mengincar kemenangan tanpa memikirkan selisih gol terlebih dulu karena masih ada peluang head to head jika kami berhasil menang,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Kuncoro juga menyoroti lini serang timnya yang sempat mendapat kritik lantaran kurang bisa memanfaatkan peluang.
Hal tersebut juga sudah disadari oleh sang pelati. Ia pun mengatakan sudah memiliki strategi untuk mengatasi masalah tersebut saat menghadapi PSIS nanti.
“Ya, kami akan melakukan perbaikan pada finising. Tapi saya pikir ini bukan murni kesalahan pemain karena pasti ada faktor keberuntungan juga,” tambahnya.
“Selain itu kondisi pemain juga sangat mempengaruhi. Persiapan lumayan mepet juga jadi faktor. Jadi kami meminta para pemain untuk tampil all out saja di pertandingan besok,” tandasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)