SOREANG – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengungkapkan rahasia berhasil mengalahkan Persik Kediri pada laga perdana Grup C Piala Menpora 2021. Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa 23 Maret 2021 malam WIB, Persebaya memenangkan laga dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan tersebut pun merupakan hasil yang luar biasa karena Persebaya sendiri bermain dengan 10 pemain. Apalagi, Persebaya telah kehilangan 10 pemain sejak babak pertama ketika Rizky Ridho mendapat kartu merah.
Setelah kehilangan satu pemain, Aji kemudian memberikan anak asuhnya untuk tetap bermain normal dan tenang. Selain itu, ia juga mencoba mengubah posisi salah satu pemainnya yakni Ady Setiawan, yang semula bermain sebagai gelandang menjadi bek.
Baca juga Dengan 10 Pemain, Persebaya Surabaya Bungkam Persik Kediri 2-1
“Ketika Rizky Ridho mendapatkan kartu merah saya menarik ke belakang posisi Ady yang sebelumnya kami menggunakan 4-2-3-1 menjadi 4-4-1, saya sampaikan kepada anak-anak agar lebih tenang, saya sampaikan ke pemain jangan terlalu nervous meski kita kalah orang,” ungkap Aji, melansir dari laman resmi LIB, Rabu (24/3/2021).
Baca juga Klasemen Grup C Piala Menpora 2021 Usai Matchday Pertama: Persebaya dan Madura United Gemilang
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan anak asuhnya untuk kehilangan arah dan patah semangat walaupun bermain dengan 10 pemain. Hasilnya, instruksi tersebut tidak sia-sia hingga akhirnya Persebaya memenangkan pertandingan.
“Setelah babak pertama masuk ruang ganti saya memberi instruksi kepada pemain untuk tenang dan bermain dengan ciri Persebaya satu-dua sentuhan bola bawa, terbukti di babak kedua dengan 10 pemain kami justru menguasai jalannya pertandingan,” lanjutnya.
Namun, kemenangan Persebaya juga tidak lepas dari drama penalti. Sebab dua gol Persebaya lahir dari titik putih lewat dua eksekusi apik Samsul Arif. Tetapi, tak sendiri, karena gol Persik pun juga lahir dari hadiah penalti yang sukses dijalankan dengan baik oleh Andri Ibo.
Meski begitu, Aji tetap memuji performa anak asuhnya, terutama para pemain muda. Ia meminta aset emas dari masa depan Persebaya itu untuk tidak sombong dan tetap rendah hati, kerja keras, dan disiplin.
“Sebelum turnamen Piala Menpora diputar, saya mengatakan saya akan memberikan jam terbang pada pemain muda, ada Supriadi main, Akbar (Firmansyah),” sambungnya.
“Ini pemain-pemain muda yang menurut saya punya masa depan cukup bagus, tetapi harus tetap disiplin dan kerja keras. Saya katakan kepada semua pemain harus semua kerja keras untuk meraih prestasi,” pungkasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)