Akan tetapi rencana Font tersebut justru mendapatkan penolakan dari Laporta. Ya, Laporta menilai bahwa Xavi masih terlalu hijau untuk melatih tim seperti Barca. Maka dari itu, Laporta memilih untuk tetap menaruh kepercayaan kepada Koeman.
“Hubungan saya dengan Xavi masih sangat baik. Kami kerap berbincang melalui sambungan telepon. Lagi pula dia sepertinya bagian dari kampanye calon lain (Victor Font), karena sejauh ini anggapan itu tidak disangkal,” jelas Laporta, seperti disadur dari Marca, Selasa (2/2/2021).
Baca Juga: Mauricio Pochettino Akui Sangat Berhasrat Latih Lionel Messi di PSG
“Menurut saya, saya pikir dalam jangka waktu pendek, menengah, atau jangka panjang dia bisa menjadi pelatih Barca, karena dia menginginkannya. Akan tetapi, dia masih membutuhkan sedikit persiapan lagi. Klub membutuhkan pengalaman,” sambungnya.
“Klub membutuhkan pengalaman. Sama dengan saat kami merekrut (Frank) Rijkaard, yang meletakkan dasar, dan Guardiola, yang membawa keunggulan. Pertama-tama, kami harus menghormati Koeman, yang masih terikat kontrak.”
“Dia itu seorang legenda Barcelona dan layak mendapatkan seluruh hormat dari kita semua, sekalipun kemenangan dan performa memengaruhi. Situasi klub sekarang membutuhkan pengalaman,” tuntas pria berusia 58 tahun tersebut.
(Ramdani Bur)