LONDON – Tottenham Hotspur berhasil memetik hasil positif ketika menjalani babak semifinal Piala Liga Inggris musim 2020-2021. Menghadapi Brentford, skuad The Lilywhites –julukan Tottenham– berhasil meraih kemenangan dengan skor akhir 2-0 atas lawannya.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Tottenham Hotspur Stadium, dini hari tadi WIB, Tottenham memang tampil menekan sejak menit awal. Tottenham pun mampu membuka keunggulan atas Brentford melalui gol dari Moussa Sissoko di menit ke-12.
Usai unggul, Tottenham sama sekali tidak menggendurkan serangan mereka ke lini pertahanan tim tamu. Alhasil, Tottenham berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Son Heung-min di menit ke-70.
Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang berhasil disarangkan oleh kedua tim. Tottenham pun berhasil menang 2-0 atas Brentford, dan memastikan diri lolos ke partai final Piala Liga Inggris 2020-2021.
Akan tetapi terdapat satu momen menggerikan yang terjadi di pertandingan antara Tottenham melawan Brentford. Momen itu terjadi di menit ke-84 kala pemain Brentford, Josh DaSilva, melancarkan tekel keras kepada gelandang Tottenham, Pierre-Emile Hojbjerg.
Baca Juga: Asal Percaya Mourinho, Trofi Juara Bukan Hal Mustahil untuk Tottenham
Insiden tersebut memang sempat terlewatkan, namun setelah wasit yang memimpin laga, yakni Mike Dean, melihat tayangan VAR ia pun tak segan memberikan kartu merah langsung kepada DaSilva. Bahkan akibat tekel tersebut, kaki Hojbjerg sempat terlihat mengalami luka hingga mengeluarkan darah.
Momen menarik justru terjadi setelah insiden tersebut, yang mana Hojbjerg sempat menolak untuk digantikan dan ingin terus memainkan laga Tottenham melawan Brentford. Namun Hojbjerg baru menurut setelah mendapatkan hadangan dari sang pelatih, yakni Jose Mourinho.
Seusai pertandingan, Mourinho pun lantas memberikan komentar mengenai tekel horror yang dilancarkan oleh DaSilva kepada Hojbjerg. Pelatih asal Portugal itu bersyukur bahwa insiden tersebut akhirnya bisa teratasi dengan sangat baik oleh sang pengadil lapangan.
“Sudah pasti itu tekel buruk karena ia mengeluarkan banyak darah dan pelindung lututnya (Hojbjerg) sampai rusak. Akan tetapi memang seperti itulah sepakbola,” ucap Mourinho, sebagaimana dilaporkan oleh Football London, Rabu (7/1/2021).
“Dasilva merupakan seorang pemain muda yang bagus di tengah antusiasme main yang sedang menggelegak jadi tak ada yang bisa disalahkan. Mike Dean membuat membuat keputusan memakai VAR jadi semuanya sudah tepat,” sambungnya.
“Pierre mengalami luka goresan yang besar, tapi ia sempat tidak mau saya menggantikannya dengan (Japhet) Tanganga di lima menit terakhir sebelum pertandingan usai. Saya pikir ia sudah akan baik-baik saja untuk akhir pekan,” tuntas pelatih berusia 57 tahun tersebut.
(Ramdani Bur)