“Terlepas dari keyakinannya dengan jujur bahwa ia hanya mengirimkan ucapan terima kasih yang penuh kasih sebagai tanggapan atas pesan ucapan selamat dari seorang teman dekat,” tambahnya.
“Ia memilih untuk tidak menentang tuduhan (rasis) tersebut, karena ia menghormati, dan solidaritas dengan FA terhadap perjuangan melawan rasisme dalam sepakbola,” lanjutnya.
“Meskipun jelas bahwa konteks dan niat adalah faktor kunci, kami mencatat bahwa Komisi Pengaturan Independen mengharuskan kami untuk memberlakukan penangguhan minimum tiga pertandingan,” sambungnya.
“Tetapi, klub percaya bahwa Komisi Pengaturan Independen akan menjelaskan alasan tertulisnya bahwa Edinson Cavani bukan seorang rasis, juga tidak ada niat rasis sehubungan dengan apa yang ia unggah,” pungkasnya.
(Rachmat Fahzry)