“Terus terang saya berekspektasi bahwa Shakhtar menginginkan sesuatu yang lebih dari hasil imbang, tetapi mereka tampaknya puas dengan tempat ketiga,” lanjutnya.
Meski begitu, Handanovic akhirnya mencoba untuk tegar dan ikhlas menerima kenyataan yang ada. Kini, ia mengajak rekan-rekannya untuk mengalihkan fokus di kompetisi domestik dengan mentas di Liga Italia dan Coppa Italia.
“Kami tahu ada rasa tidak enak di mulut setelah tersingkir dari Liga Champions, tetapi kami tidak bisa menangis tentang itu sekarang,” imbuhnya.
“Kami harus fokus pada pertandingan berikutnya pada akhir pekan ini di Liga Italia,” pungkas pemain berpaspor Slovenia tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)