Celah di antara garis pertahanan memang perlu menjadi perhatian bagi RB Leipzig. Sebab, mereka selalu memasang garis pertahanan tinggi yang rawan dieksploitasi oleh kecepatan pemain depan Man United seperti Anthony Martial dan Marcus Rashford.
Jarak cukup jauh yang tercipta antara pemain terakhir dengan kiper sangat berbahaya ketika melawan tim yang memiliki pemain-pemain cepat. Apalagi, menurut Julian Nagelsmann, Man United mampu memainkan formasi yang fleksibel di tengah pertandingan.
“Kami sudah menyiapkan formasi yang berbeda-beda. Mereka memainkan formasi yang berbeda ketika melawan Paris Saint-Germain (PSG) dan Newcastle United, serta tim lain di liga. Mereka selalu melakukan dengan cara yang berbeda,” lanjut Julian Nagelsmann.
“Kami berusaha memecahkan situasi-situasi tertentu. Seperti yang sudah saya bilang, kami cukup percaya diri untuk berbicara soal meraih kemenangan besok hari,” tukas mantan pelatih TSG Hoffenheim tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)