LONDON – Di bursa transfer musim panas 2020, Chelsea menjadi klub yang paling aktif merekrut pemain. Tercatat, sejauh ini sudah enam pemain mereka datangkan, yaitu Hakim Ziyech, Timo Werner, Thiago Silva, Malang Sarr, Ben Chilwell, dan teranyar Kai Havertz.
Dari nama-nama tersebut, menurut legenda Chelsea, Craig Burley, perekrutan yang paling krusial adalah Thiago Silva. Sebab, Chelsea memiliki lini pertahanan yang benar-benar keropos musim lalu dan membutuhkan banyak perbaikan.
Dalam gelaran Liga Inggris 2019-2020, Chelsea memang berhasil finis di posisi empat besar. Akan tetapi, The Blues menjadi tim dengan jumlah kebobolan d di antara klub-klub berperingkat 10 besar. Chelsea mengalami kebobolan 54 kali musim lalu di Liga Inggris.
Baca juga: Penampakan Perdana Kai Havertz di Kompleks Latihan Chelsea
Maka dari itu, Burley sebenarnya sedikit menyayangkan karena fokus utama Chelsea di bursa transfer ini adalah lini serang bukan pertahanan. Bahkan, Chilwell yang sejatinya adalah bek, tapi lebih memiliki karakter menyerang ketimbang bertahan.
Menurut Craig, satu-satunya pemain Chelsea yang andal dalam bertahan hanyalah N’Golo Kante. Itulah mengapa, Craig sangat yakin kalau Silva bakal bekerja keras musim depan di sektor pertahanan The Blues.
“Thiago Silva akan membutuhkan masker oksigen karena hanya N'Golo Kante di sana yang memiliki kualitas pertahanan. Itu akan menjadi kesulitan bagi Frank Lampard untuk mencapai keseimbangan,” ujar Craig, seperti dikutip dari Goal, Minggu (6/9/2020).
“Mason Mount, yang benar-benar berkembang di musim pertamanya di Liga Inggris, adalah pemain bertipe menyerang. Kai Havertz bermain banyak musim ini di Leverkusen sebagai striker, dan kemudian Anda menambahkan tiga penyerang (Werner, Ziyech, Pulisic),” lanjutnya.
“Jadi itu akan bergantung kepada N'Golo Kante karena tidak ada pemain lain yang akan bertahan! Menyeimbangkan dengan (Mateo) Kovacic atau orang lain di sana akan menjadi kuncinya,” jelas Craig.
“Chelsea mengalami salah satu musim terburuk dalam bertahan musim lalu. Mereka mengalami banyak kebobolan, jadi Lampard tahu bahwa dia perlu memastikan memperkuat lini belakangnya, yang merupakan masalah besar bagi mereka,” pungkasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)