JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Sepakbola Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan memohon kepada seluruh suporter klub peserta Liga 1 dan Liga 2 2020 tidak datang ke stadion untuk mendukung klub kebanggaan mereka.
Permohonan tersebut disampaikan Mochamad Iriawan dalam kegiatan Pelatihan Manajemen Suporter Sepakbola yang diadakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) bersama PSSI.
Baca juga: Komentar Pelatih Persib Bandung soal Liga 1 2020 yang Bergulir di Masa Pandemi
Baca juga: Timnas Indonesia U-16 Bakal Uji Coba Lawan Korea Selatan dan Yordania
Dalam acara tersebut sejumlah perwakilan suporter mengikuti kegiatan yang berlangsung pada Senin, 13 Juli 2020 di Jakarta. Para suporter tersebut, yakni The Jakmania (pendukung Persija Jakarta), Viking (pendukung Persib Bandung), SFC Mania (pendukung Sriwijaya FC).
Pada kesempatan itu, Mochamad Iriawan kembali menjelaskan bahwa Liga 1 dan Liga 2 akan kembali bergulir pada 1 Oktober hingga 28 Februari 2021. Kompetisi juga berlangsung tanpa dihadiri penonton. Oleh karena itu, ia memohon kepada suporter untuk tidak hadir di stadion membela klub kesayangan mereka.
“PSSI pada Oktober nanti berencana akan kembali melanjutkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020. Dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini, kemungkinan besar kompetisi berjalan tanpa bisa disaksikan penonton secara langsung,” tutur Iriawan mengutip laman PSSI, Rabu (15/7/2020).
“Untuk itu kami mohon kerja sama dengan para suporter agar tidak datang ke stadion, tidak melakukan nonton bareng saat mendukung tim kesayangannya. Hal ini demi memutus penyebaran Covid-19, cukup dengan dukungan di rumah atau lewat media sosial untuk mendukung tim kesayangan masing-masing,” lanjut dia.
Iriawan mengakui bahwa sepakbola tanpa kehadiran suporter akan terasa sangat berbeda. Meski begitu, pihaknya lebih mengedapankan faktor kesehatan di masa pandemi covid-19 saat ini.