SAMARINDA – Borneo FC menyambut positif kelanjutan Liga 1 2020 yang akan bergulir kembali setelah terhenti sejak pertengahan Maret lalu dampak virus corona. Namun, ada satu hal yang membuat manajenen klub merasa agak berat.
Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) bersama operator Liga 1, PT Liga Indonesia baru (LIB) resmi melanjutkan Liga 1 2020 pada 1 Oktober hingga 28 Februari 2021. Semua laga akan dilaksanakan tanpa penonton dan dihelat di Pulau Jawa.
Baca juga: Arema FC Legawa jika Liga 1 2020 Digelar Tanpa Penonton
Baca juga: Timnas Indonesia U-16 Bakal Uji Coba Lawan Korea Selatan dan Yordania
Tim Borneo FC yang bermarkas di Samarinda, Kalimantan Timur, agak keberatan dengan keputusan PSSI dan PT LIB tersebut. Namun manajemen merasa keputusan federasi sudah tepat di masa pandemi Covid-19 saat ini.
"Memang keputusan yang berat. Kami tidak bisa bermain di Samarinda. Tapi melihat situasi agar lebih efisien, bertanding di Jawa sudah tepat. Semua harus menerima," kata Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin mengutip laman Borneo FC, Senin (13/7/2020).
Nantinya setiap laga Liga 1 2020 akan mengikuti protokol kesehatan sesuai peraturan pemerintah. Klub juga diharuskan menjalani rapid test (tes cepat) setiap pekannya. Biaya tes tersebut akan ditanggung oleh PT LIB.
"Informasi yang kami terima, tes kesehatan diakomodasi PT LIB. Alhamdulillah tidak memberatkan klub," ujar Nabil.
Ia mengungkapkan komponen Borneo FC, yakni pelatih, pemain hingga ofisial klub akan menjalani tes usap atau swab test sebelum melakukan aktivitas latihan bersama.
"Ya, ini risiko klub yang harus diambil sebelum berlatih bersama. Jujur saya iri dengan tim di daerah lain. Mereka mendapat perhatian pemerintah dalam melalukan tes kesehatan," kata Nabil.
Skuad Pesut Etam—julukan Borneo FC—dijadwalkan akan berkumpul 10 Agustus. Namun, Nabil belum menyebutkan tempat latihan apakah di Samarinda atau langsung ke Yogyakarta.
Ia mengharapkan tim Borneo FC selalu terus mendapat dukungan dari masyarakat Samarinda dan Pusamania—suporter Borneo FC. Sebab, kata Nabil, itu menjadi motivasi bagi tim untuk selalu berkembang.
"Ya, sementara dukungannya lewat doa. Semoga situasi dan kondisi segera membaik agar bisa tampil lagi di Stadion Segiri," kata dia.
Borneo FC sebelum Liga 1 dihentikan pada pertengahan Maret lalu bermain cukup mengesankan. Tim Pesut Etamdalam tiga laga, berhasil meraih 2 kemenangan. Mereka saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 2020.
(Ramdani Bur)