TURIN – Pada bulan-bulan pertamanya membela Juventus, Matthijs de Ligt kerap mendapat kritik. Pasalnya, bek berpaspor Belanda itu gagal menampilkan performa yang memuaskan dan justru beberapa kali membuat kesalahan. Akan tetapi, kini situasi telah berubah.
Akibat Giorgio Chiellini mengalami cedera, De Ligt pun dituntut untuk bisa beradaptasi lebih cepat. Meski awalnya kesulitan, namun kini bek 20 tahun itu mampu tampil solid di lini jantung pertahanan La Vecchia Signora bersama Leonardo Bonucci.
Baca juga: Sarri Sadar Tak Bisa Terus Andalkan Ronaldo dan Dybala
Hal itu pada akhirnya membuat Pelatih Juve, Maurizio Sarri, terkesan. Pasalnya, De Ligt dianggap mampu beradaptasi dengan sangat cepat di usianya yang masih sangat muda. Padahal sebelum bergabung dengan Juve, De Ligt tak pernah merumput di Liga Italia.
“Matthijs menjadi lebih terbiasa dengan gaya sepakbola Italia kami. Dia datang dari Belanda, di mana mereka tidak menghabiskan banyak waktu menganalisis pertahanan,” ujar Sarri, seperti dikutip dari Football Italia, Selasa (23/6/2020).