“Liverpool adalah tim yang luar biasa, tetapi kami tahu kami bisa menyakiti mereka. Saat melawan Liverpool, kami tahu Alvaro Morata cedera dan bisa saja ia kambuh,” tambah pelatih berpaspor Argentina tersebut.
“Tetapi, saya berpikir pada diri sendiri saat kedudukan 1-0, saya berpikir untuk memasukkan Morata. Namun, saya juga berpikir nanti ia akan cedera lagi dan itu akan menjadi bunuh diri. Tetapi, pada akhirnya itu berjalan baik saat ia mencetak gol,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)