“Ketika bergabung dengan Man United, saya sudah berusia 26 tahun. Saya merasa sebagai pemain yang berpengalaman. Saya sudah melewati banyak hal selama berkarier, promosi, degradasi, bermain di bawah manajer berbeda, dan manajer yang dipecat. Saya sudah belajar banyak dari sana,” tutur Harry Maguire, dilansir dari laman resmi Man United, Selasa (12/5/2020).
“Tentu saja ada tekanan, terutama agar bermain bagus di setiap pertandingan. Saya senang merasakan tekanan. Semakin besar pertandingannya, semakin terasa tekanannya. Karena itu, saya bergabung dengan klub ini,” imbuh eks pemain Sheffield United tersebut.
Keberadaan Harry Maguire dinilai sangat vital di lini belakang Man United. Sebab, anak buah Ole Gunnar Solskjaer berhasil menciptakan rekor 21 cleansheet sepanjang musim 2019-2020 di semua kompetisi. Catatan tersebut hanya kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) yang mampu menjaga gawangnya tidak kebobolan dalam 24 kesempatan.
(Ramdani Bur)