MUNICH – Masa kontrak Manuel Neuer dengan Bayern Munich sejatinya hanya akan berlaku hingga 30 Juni 2021. Itulah mengapa, Neuer yang diwakili agennya mulai membahas soal pembaruan kontrak dengan petinggi Bayern. Akan tetapi, dalam proses negosiasi yang urung rampung ini, Neuer justru merasa dikecewakan.
Neuer pasalnya kesal karena hal-hal yang dibahas dalam pembaruan kontraknya bocor ke media. Masalahnya, informasi tersebut tercampur aduk antara yang benar dan palsu. Seperti misalnya kabar yang mengatakan bahwa Neuer menuntut kenaikan gaji dan kontrak jangka panjang selama lima tahun.
Baca juga: Liverpool Tidak Tertarik Beli Philippe Coutinho Lagi
Kondisi tersebut pada akhirnya membuat citra Neuer menjadi jelek di mata publik. Ia pun menyalahkan petinggi Bayern atas kebocoran informasi tersebut. Perseteruan ini tak ayal menjadi angin segar bagi Chelsea. Sebab, jika Neuer batal memperbarui kontraknya di Bayern, Chelsea bisa maju mengajukan penawaran.
"Saya ingin bermain selama saya bugar. Tetapi, di atas semua itu, saya ingin merasakan kepercayaan dan penghargaan. Itu adalah hal yang paling penting bagi saya. Sangat jelas bagi saya bahwa tidak realistis untuk memaku klub ke kontrak lima tahun seperti yang dibicarakan (publik),” tutur Neuer, mengutip dari The Sun, Kamis (23/4/2020).
"Pada usia 34 tahun, saya tidak dapat memprediksi bagaimana perasaan saya saat berusia 39 tahun. Oleh karena itu, finalitas yang dituduhkan publik tidak masuk akal sama sekali. Yang membuat saya jengkel adalah semua pembicaraan yang saya lakukan di sini sejak 2011 selalu dilakukan dengan sangat rahasia. Tidak ada yang bocor di luar,” lanjutnya.
"Tetapi, sekarang perincian dari perundingan saat ini terus-menerus dapat ditemukan di media, dan mereka seringkali bahkan tidak benar. Tentu saja itu mengganggu saya. Bukan itu yang saya tahu tentang FC Bayern. Jika hal-hal sekarang tampaknya sengaja dibocorkan di luar, itu juga sesuatu yang jauh dari 'penghargaan,'" pungkas kapten Timnas Jerman itu.
(Ramdani Bur)