MANCHESTER – CEO Manchester City, Ferran Soriano, kembali berbicara tentang hukuman larangan tampil di Liga Champions selama dua musim yang dijatuhkan pihak Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) kepada timnya.
Melansir dari laman Daily Mail, Rabu (19/2/2020), Soriano merasa hukuman tersebut lebih banyak melibatkan unsur politik ketimbang fakta yang terjadi sebenarnya.
Sebagaimana diketahui, Man City dinyatakan bersalah imbas dari pelanggaran serius yang dilakukan dalam peraturan Financial Fair Play (FFP). Akibatnya, Manchester Biru pun mendapat hukuman larangan tampil di Liga Champions yang terhitung sejak 2020-2021 hingga 2021-2022.
Baca juga: Jika Terjadi Eksodus Pemain, Apakah Akademi Man City Dapat Diandalkan?
Kendati begitu, pihak Man City mengaku siap mengajukan banding dan membawa kasus ini ke Badan Arbitrase Olahraga (CAS). Soriano sendiri mengaku cukup yakin timnya bakal terbebas dari sanksi tersebut.