Yudo menambahkan saran orang tua lah yang menjadikannya memutuskan menerima pinangan tim kebanggaan warga Malang tersebut. "Orangtua saya minta pertimbangan, orangtua saya yang menyarankan bergabung ke Arema. Apalagi, dulu saya dibesarkan di Akademi Arema," lanjutnya.
Di sisi lain, Syaiful Indra Cahya yang juga baru diboyong Arema FC mengungkapkan kedekatan emosional sebagai putra daerah Malang menjadikan ia memilih 'pulang kampung' membela Arema FC. "Saya fokus untuk negosiasi, cukup dua jam akhirnya deal. Pikirannya sekarang enak, dekat keluarga dan anak. Ya bersyukurlah," beber pemain berusia 27 tahun ini.
Faktor mendekatkan diri dengan kampung halaman juga menjadi pertimbangan Dave Mustaine dan Nurdiansyah yang menjadi rekrutan pemain baru Arema FC. "Sebelum bergabung ke Arema, memang ada tawaran klub lain. Tapi, lebih dekat dengan keluarga yang kebetulan di Sidoarjo," ungkap Dave Mustaine, saat perkenalan dengan media, Kamis siang (16/1/2020).
Hal serupa diungkapkan Nurdiansyah. Pemain berusia 21 tahun ini menjadi satu pemain yang direkomendasikan pelatih anyar Arema FC Mario Gomez untuk bergabung. Namun, di balik rekomendasi itu, ternyata Nurdiansyah juga mendapat tawaran dari tim lain di Liga 1.
"Memang saya langsung diminta oleh coach Gomez, melalui coach Charis Yulianto. Sebenarnya ada tim lain (yang menawari kontrak) tapi condong ke ke sini. Kebetulan juga rumah saya di Jombang jadi dekat keluarga," ucap Nurdiansyah.
(Fetra Hariandja)