PADANG – Semen Padang dan Persija Jakarta gagal memetik poin penuh pada pekan ke-27 Liga 1 2019, Kamis (7/11/2019) sore WIB. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, itu berakhir dengan skor sama kuat 2-2.
Jalannya Pertandingan
Permainan berjalan lambat di awal laga. Baik Kabau Sirah mau pun Macan Kemayoran memilih tampil hati-hati. Peluang pertama baru didapat Xandao Reame yang mengancam lewat sundulannya menyambut umpan sepak pojok Ismed Sofyan menit 10. Akan tetapi, sundulannya masih melebar.
Baca juga: Klasemen Liga 1 2019, Bali United Belum Tergoyahkan di Puncak
Tim tamu membuka keunggulan di menit 17 lewat lesatan Marko Simic. Kesalahan backpass Dedi Hartono langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Rohit Chand untuk mengirim bola terobosan kepada penyerang berkebangsaan Kroasia itu. Dengan tenang, Simic menaklukkan Teja Paku Alam dari jarak dekat, untuk mencetak gol ke-18 musim ini.
Semen Padang baru bisa mengancam gawang tim tamu lewat tembakan jarak jauh Flavio Beck Junior menit 30. Akan tetapi, bola membentur lini belakang Persija sehingga menghasilkan tendangan penjuru. Marko Simic gagal menambah koleksi golnya pada menit 32. Sayang, eksekusi tembakan bebasnya masih melambung.
Semen Padang justru berbalik unggul pada lima menit terakhir babak pertama. Vanderley menyamakan skor menit 43 memanfaatkan umpan matang Dedi Hartono. Mariando Uropmabin memastikan tuan rumah unggul 2-1 saat turun minum dengan golnya di injury time.
Persija Jakarta berusaha mengambil alih jalannya laga babak kedua sejak awal. Anak asuh Edson Tavares menaikkan tempo permainan demi mencari gol. Namun, sang juara bertahan Liga 1 kesulitan menembus ketatnya lini belakang Semen Padang.
Tuan rumah justru memiliki peluang menambah gol lewat tendangan bebas Dedi Hartono tendangan menit 57. Beruntung, Andritany Ardhiyasa mampu menghalau bola dengan menggunakan kakinya. Kedudukan kembali imbang setelah sundulan Ryuji Utomo menggetarkan jala gawang Teja Paku Alam menyambut umpan sepak pojok Sandi Sute menit 60.
Memasuki 10 menit terakhir babak kedua, Semen Padang dan Persija Jakarta saling jual beli serangan demi memetik angka penuh. Pelatih Eduardo Almeida memasukkan Karl Max guna menambah daya gedor, sementara Edson Tavares justru memainkan pemain belakang Maman Abdurrahman untuk menggantikan Heri Susanto.
Upaya kedua tim untuk mencari gol ketiga menemui jalan buntu. Skor akhir tetap 2-2 ketika wasit Oki Dwi Putra meniup peluit panjang tanda waktu penuh. Hasil tersebut membuat kedua tim tetap berada di papan bawah. Persija Jakarta terpaku di peringkat 13 dengan 28 poin, sementara Semen Padang masih terancam turun kasta karena menghuni urutan 17 dari 18 tim dengan nilai 24.
Susunan Pemain
Semen Padang: Teja Paku Alam; Roni Rosadi, Syaeful Anwar, Muhammad Rifqi, Leo Guntara; Manda Chingi, Yu Hyun-koo (Fridolin Yoku 76’), Flavio Beck Junior; Dedi Hartono (Karl Max Barthelemy 84’); Mariando Uropmabin (Irsyad Maulana 63’), Vanderley Fransisco
Cadangan: Rendy Oscario, Boas Atururi, Agung Prasetyo, Fridolin Yoku, Karl Max Barthelemy, Irsyad Maulana, Rudi
Pelatih: Eduardo Almeida
Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Xandao Reame, Fachrudin Aryanto, Rezaldi Hehanusa (Resky Fandi Witriawan 57’); Ryuji Utomo (Adrianus Dwiki 76’), Rohit Chand, Sandi Sute; Novri Setiawan, Marko Simic, Heri Susanto (Maman Abdurrahman 86’)
Cadangan: Shahar Ginanjar, Maman Abdurrahman, Adrianus Dwiki, Joan Tomas, Resky Fandi Witriawan, Bambang Pamungkas, Farri Agri
Pelatih: Edson Tavares
(Fetra Hariandja)