“Kami kehilangan dua poin lagi (usai diimbangi Southamtpon). Kami berharap bisa menciptakan peluang yang banyak saat berhadapan dengan Southampton dan memainkan sepakbola yang baik untuk beberapa saat,” cerita Mata, melansir dari Daily Mail, Senin (2/9/2019).
“Saya pikir kami seharusnya bisa meraih kemenangan di pertandingan seperti itu dan kembali ke Manchester dengan tiga poin. Bukan merasakan perasaan frustrasi seperti ini karena lagi-lagi kehilangan dua poin,” tambah mantan pemain Chelsea itu.
“Ketika Anda berhasil mencetak gol pertama dan menguasai bola, Anda seharusnya mampu memainkan tempo pertandingan. Anda perlu ‘mematikan’ pertandingan dengan mencetak gol kedua sehingga laga akan menjadi milik Anda.
Jadi, sebenarnya Mata hanya ingin disetiap Man United berhasil mencetak gol pertama, tim tersebut seharusnya bisa langsung membuat gol kedua agar pertandingan bisa menjadi milik mereka. Seperti yang terjadi saat menghabisi Chelsea 4-0. Namun, kenyataannya hal itu sulit dilakukan di tiga pertandingan terakhir karena kurang tajamnnya lini depan tim berjuluk si Setan Merah tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)