MALANG – Kemenangan dramatis 3-2 Arema FC atas tim tamunya, Bhayangkara FC, harus dibayar mahal lantaran kedua pemainnya harus dibekap cedera. Dedik Setiawan dan Johan Ahmat Farizi harus diganti oleh dua pemain lainnya. Bahkan, Dedik telah menepi sejak menit ke-37. Ia digantikan Ricky Kayame, sementara Johan Ahmat Farizi digantikan oleh Hanif Sjahbandi pada menit ke-46.
"Tidak ada pilihan lain di bek saya kanan dan kiri Alfin cedera, hari ini Farizi cedera juga. Masih terus dilihat perkembangannya," ujar Pelatih Arema FC, Milomir Seslija.
BACA JUGA: Perubahan Strategi Arema FC Jadi Pemicu Dua Gol Bhayangkara FC
Menurut Milo –sapaan akrab Milomir, klub harus selalu siap menghadapi situasi terburuk saat kehilangan beberapa pemain inti. Arema sendiri sebelumnya telah kehilangan Alfin Tuasalamonny dan Rivaldi Bawuo.
Melihat beberapa pemain tengah didera cedera, Pelatih asal Bosnia itu pun telah menyiapkan skema lain untuk menatap laga selanjutnya. Arema selanjutnya bakal berhadapan dengan Persib Bandung pada laga tunda yang akan digelar Selasa 30 Juli 2019.
"Kami harus siap menghadapi situasi terburuk. Kami masih lihat ada beberapa pemain yang bisa dimainkan. Dan itu kesempatan bagi pemain yang lainnya," tutur Milo.
Di sisi lain, penyerang Arema, Sylvano Comvalius, yakin pelatihnya mampu memecahkan permasalahan kemungkinan absennya dua pemain yang dibekap cedera pascalaga melawan Bhayangkara FC.
"Memang, kami kemungkinan kehilangan dua pemain di laga selanjutnya (lawan Persib). Tapi, saya yakin ada dua pemain yang menggantikan posisinya, saya sepenuhnya percaya coach," tutur Comvalius.
Arema sendiri tiga hari kemudian akan berlaga melawan Persib dalam laga tunda pekan keempat Liga 1 2019. Laga tersebut sedianya digelar pada 14 Juni 2019. Tetapi, karena beberapa alasan, laga dijadwal ulang pada 30 Juli 2019.
(Djanti Virantika)