MADRID – Real Madrid sempat dikenal sebagai klub yang gemar mengeluarkan banyak uang demi mendaratkan pemain bintang. Proyek tersebut dinamai Galacticos. Proyek Galacticos bermula di awal kepemimpinan Florentino Perez pada 2000.
Saat itu, Perez konsisten mendatangkan pemain bintang berharga mahal. Mulai dari Luis Figo pada 2000, disusul Zinedine Zidane (2001), Ronaldo Luis (2002) dan David Beckham (2003). Pada 2006, Perez lengser dari jabatan presiden Madrid dan proyek tersebut sempat berhenti.
(Zidane sempat jadi pemain Madrid pada 2001-2006)
Baru pada 2009, proyek Los Galacticos kembali berlanjut setelah Perez terpilih kembali sebagai presiden Madrid. Tidak tanggung-tanggung, pada 2009 Perez langsung menghadirkan delapan bintang sekaligus, yang dua di antaranya adalah Cristiano Ronaldo dan Ricardo Kaka.
Total untuk mendatangkan delapan pemain, manajemen Madrid mengeluarkan 254 juta euro atau sekira Rp4,09 triliun. Setelah jorjoran, Perez sempat mengerem nafsu belanjanya, tepatnya di periode pertama Madrid di bawah arahan Zinedine Zidane (2016-2018).
BACA JUGA: Hanya Nomor 16 yang Tersedia di Madrid, Bakal Dikenakan Hazard?
Saat itu, pemain termahal yang didatangkan Madrid adalah Alvaro Morata yang digaet dari Juventus seharga 30 juta euro. Setelah hampir tiga tahun berhemat, Madrid kembali ke khitahnya.