1. Eric Cantona
Sebuah telefon dari Leeds United pada November 1992 menjadi katalis bagi Man United. Rival beratnya itu berniat membeli bek kiri Dennis Irwin, tetapi ditolak oleh Ferguson. Pria Skotlandia itu lantas menanyakan apakah Eric Cantona bisa dibeli. Tak disangka, Leeds setuju menjual pemain asal Prancis itu.
Sifat temperamental yang dimiliki Eric Cantona membuat Leeds United tidak tahan. Mereka rela melepas sang pemain ke rival beratnya itu dengan harga relatif murah. Sebuah keputusan yang harus disesali Leeds United.
Eric Cantona menjelma menjadi legenda, yang tidak hanya penting dalam raihan trofi, tetapi juga menyebarkan semangat pemberani kepada para pemain Man United. Pemain berjuluk The King itu sukses menghadirkan trofi Liga Inggris 1992-1993 guna mengakhiri puasa selama puluhan tahun. Setelah itu, United menjadi penguasa di Inggris hingga Sir Alex pensiun.
(Fetra Hariandja)