Karena itu, kehadiran Guardiola memantikkan motivasi di tubuh manajemen Juventus. Sebab dalam kapasitasnya sebagai pelatih, Guardiola berpengalaman meraih trofi Liga Champions. Ia pernah mengantarkan Barcelona merebut trofi si Kuping Besar pada musim 2008-2009 dan 2010-2011.
Semenjak ditinggalkan Fabio Capello pada 2006, Juventus tidak pernah lagi memiliki pelatih yang berpengalaman memenangi trofi si Kuping Besar, dalam kapasitasnya sebagai pelatih. Benar, Juventus sempat mempekerjakan Didier Deschamps pada 2006-2007, yang mana ia pernah meraih trofi Liga Champions pada 1992-1993 dan 1995-1996.
(Deschamps saat membela Juventus)
Akan tetapi, dua trofi itu disabet Deschamps dalam kapasitasnya sebagai pemain. Karena itu, kehadiran Guardiola membuat harapan Juventus untuk mengangkat trofi Liga Champions semakin dekat.