Menurutnya, hal ini dapat terjadi karena dirinya tak pernah menyerah dan selalu berusaha meningkatkan kemampuan yang ada. Dengan situasi ini, lambat laun, Van Dijk bisa memahami dengan baik hal-hal yang harus dilakukannya.
“Pada usia 16 tahun, saya adalah bek kanan yang lambat dan tidak cukup baik untuk bermain sebagai bek tengah. Saya tidak pernah menjadi pemain yang menonjol sampai akhirnya bermain untuk U-19 dan menjadi kapten. Setelah itu, semuanya berjalan lebih baik. Saya memainkan beberapa pertandingan untuk U-23 dan setelah itu saya merasa berjalan cukup cepat,” ujar Van Dijk, sebagaimana dikutip dari Goal, Kamis (21/2/2019).
(Djanti Virantika)