“Ketika Unai Emery mengambil alih di Arsenal, kami bertanya-tanya warisan apa yang akan ditinggalkannya. Sekarang sudah jelas, ia mewarisi kekacauan. Skuad yang tidak seimbang, pemain bintang yang tidak konsisten, kontrak mewah jauh di atas nilai pasar,” sebut Carragher, melansir dari Express, Sabtu (19/1/2019).
“Selain itu, ada seorang kepala eksekutif yang keluar dari klub (Ivan Gazidis) dan kepala perekrutan yang, setelah melakukan kesalahan dalam waktu singkat, berada di ambang kepergian. Emery memiliki kekacauan untuk dibersihkan. Lebih buruk lagi, tidak ada uang yang tersedia untuk memulai proses panjang itu,” lanjutnya.
(Andika Pratama)