Kendati demikian kedua pemain itu belum bisa menggatikan sosok Coutinho yang merupakan pemain penting di lini tengah Liverpool sejak 2013. Lallana dan Chamberlain merupakan pemain yang berbakat, tetapi kondisi fisik mereka yang rentan cedera membuat Liverpool lebih sering bermain tanpa kehadiran keduanya. Itu merupakan titik lemah Liverpool pada musim ini.
“Perbedaan besar antara kedua (tim) adalah Liverpool kehilangan Coutinho, Man City tidak kehilangan pemain. Man City membiarkan Anda pergi ketika mereka dalam kondisi baik dan siap (menjual),” ungkap Deeney, seperti yang dilansir Express, Minggu (6/1/2019).
“Jadi itu perbedaan besar juga bahwa City tidak kehilangan pemain, orang-orang pergi dengan keadaan mereka (masing-masing). Kami berbicara tentang (perbedaan) 1% di sini. Kami berbicara tentang dua tim terbaik di liga, jika tidak di Eropa dan Anda tidak dapat membuat argumen untuk mereka menjadi yang terbaik (daripada tim satunya),” tutup penyerang Watford itu.
(Andika Pratama)