Momen itu terjadi di jornada 31 Liga Spanyol 1991-1992, yang mana Hristo Stoichkov yang notabene legenda Barcelona mencetak empat gol di laga tersebut. Setelah kemenangan telak tersebut, Iniesta pun beralih mengidolai Barcelona.
Karena itu, saat mendapat tawaran untuk bergabung dengan tim U-17 Barcelona pada 1996, Iniesta tidak menolak. Setelah merintis selama enam tahun di tim junior, Iniesta akhirnya dipromosikan ke tim utama pada 2002 dan sukses besar bersama klub yang bermarkas di Estadio Camp Nou itu.
“Pada suatu hari, Barcelona menghantam kami (Albacete) dengan tujuh gol. Saat itu saya sangat marah dan mulai dari situlah saya mulai ragu terhadap Madrid,” kata Iniesta mengutip dari Marca, Selasa (27/11/2018).
(Ramdani Bur)