Meski dominan di Italia, Lichtsteiner gagal membawa Juventus berjaya di kompetisi antarklub Eropa seperti Liga Champions dan Liga Eropa. Dalam kurun waktu tersebut, Juventus dua kali lolos ke partai puncak Liga Champions, tepatnya pada 2014-2015 dan 2016-2017.
Pada 2014-2015, Juventus takluk 1-3 dari Barcelona. Sementara itu dua tahun berselang, giliran Real Madrid yang membungkam Bianconeri –julukan Juventus– 1-4. Akan tetapi di musim ini, Juventus memiliki peluang untuk mengakhiri paceklik gelar mereka di Liga Champions yang sudah berlangsung sejak musim 1995-1996 tersebut.
Hal itu seiring dengan kehadiran Cristiano Ronaldo yang sudah meraih lima trofi Liga Champions, plus tercatat sebagai top skor sepanjang masa di ajang yang sama. Karena itu, Lichtsteiner berharap kehadiran Ronaldo dapat menghapus dahaga Juventus akan trofi si Kuping Besar.
(Ramdani Bur)