“Tertinggal satu gol bagi kami adalah waktu mencoba mengubah hal-hal baru di lapangan di babak kedua. Percaya lebih pada momen kami di pertandingan untuk melakukan tekanan yang sedikit lebih agresif. Ketika kita dapat mematahkan garis mereka di atas lapangan. Saya pikir di babak kedua tim semakin baik, tetapi juga 2-0 menutup opsi kami di game ini,” sambung Emery.
Sementara itu, Man City bermain sangat baik pada laga tersebut. Mereka seolah tidak terbebani meski bermain di depan pendukung lawan. Skuad besutan Pep Guardiola itu bahkan terus menebar ancaman sepanjang jalannya pertandingan.
(Fetra Hariandja)