“Kami semua sangat bangga dengan pencapaian Liverpool dan Anda telah merasakan desas-desus di sekeliling kota tentang laga final (Liga Champions). Klub meminta pawai berlangsung pada hari Minggu dan meskipun itu merupakan hari yang sibuk, kami siap menyambut sang juara,” ungkap Joe Anderson, seperti yang diwartakan Metro, Jumat (18/5/2018).
Akan tetapi, sebelum melaksanakan pawai juara itu Liverpool terlebih dahulu harus menaklukkan Real Madrid di partai final Liga Champions. Menilik dari sejarah dan pengalaman di Liga Champions, tim asuhan Zinedine Zidane tampak lebih superior dari Liverpool.
Koleksi 12 trofi Liga Champions milik Madrid cukup mengatakan hal tersebut. Meskipun tampil sebagai tim yang kurang diunggulkan, namun Liverpool tetap memiliki peluang untuk melakukan hal ajaib di laga final itu.
Lini penyerangan yang digawangi Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah akan menjadi kunci bagi Liverpool. Keganasan trio milik Liverpool itu sudah tidak diragukan lagi pada musim ini, bahkan Salah pun dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak Liga Inggris 2017-2018 dengan koleksi 32 gol. Dengan modal itu, Klopp merajut asa untuk membawa Liverpool menjadi kampiun Liga Champions musim ini.
(Fetra Hariandja)