Jelas yang paling dikenang ialah gol injury time yang dicetak Iniesta di laga leg II semifinal Liga Champions 2008-2009 yang mempertemukan Chelsea vs Barcelona. Hingga waktu menyentuh menit 90, The Blues –julukan Chelsea– unggul 1-0 atas Barcelona.
(Iniesta saat mencetak gol krusial kontra Chelsea. Foto: AP)
Jika skor tersebut bertahan hingga akhir, maka Chelsea akan lolos ke partai puncak karena unggul agregat 1-0. Akan tetapi di masa injury time, tembakan Iniesta dari luar kotak penalti menembus gawang Chelsea kawalan Petr Cech, usai menerima umpan dari Lionel Messi. Meski skor agregat sama kuat 1-1, Barcelona lolos ke final karena unggul agresivitas gol tandang.
(Ramdani Bur)