Di jersey tandang kedua Cendrawasih Jingga - julukan Perseru Serui menggunakan desain utama putih pada jersey dan celana serta setelan kaos kaki sesuai permintaan manajemen tim. Tak lupa corak burung cendrawasih sebagai ikon Papua juga tercantum di jersey.
Di jersey ketiga tandang, anak asuh I Putu Gede ini menggunakan warna dasar biru laut dengan celana berwarna oranye. Warna utama biru dipilih sang sponsor apprael mencerminkan kondisi alam Serui yang banyak laut.
Sementara di jersey kiper kandang, Perseru memilih setelan warna hijau pada jersey, celana, dan kaos kaki. Di jersey kedua tandang, Perseru setelah warna merah bakal melekat di tubuh penjaga gawang. Sementara di jersey ketiga tandang, warna ungu dengan goresan warna hijau menjadi pilihan Perseru.
Menurut Owner Noij Sportwear, Kharisma Christanto, jersey Perseru Serui, pemilihan désain tersebut terinspirasi kearifan lokal Kabupaten Yapen dan Papua, dengan bentang alam mulai laut, gunung, batik Papua, tugu perjuangan masyarakat Yapen, dan ikon burung khas Papua, cendrawasih.
"Di jersey ketiga tandang baik pemain dan penjaga gawang yang ada corak tugu perjuangan masyarakat Yapen ini kita lombakan umum. Pemenangnya desainnya digunakan di jersey ketiga tersebut," jelasnya.