5. Valeri Bojinov
City membeli Bojinov pada Agustus 2007. Sayangnya belum sempat bermain, ia sudah harus terpinggirkan akibat cedera lutut yang dialaminya. Namun ketika sudah pulih, pemain berpaspor Bulgaria itu kesulitan menyatu dengan permainan yang diterapkan The Citizens. Alhasil dalam tiga musimnya bermain di City, ia hanya bermain sebanyak 12 kali dan kemudian dijual ke Parma pada 2010.
6. Rolando Bianchi
Tidak mudah bagi City mendatangkan Bianchi pada 2007, mengingat adanya persaingan yang terjadi dengan klub-klub besar Eropa lain. Sayangnya, perjuangan Manchester Biru dalam mendatangkan Bianchi tidak terbayar dengan hasil akhirnya. Ketimbang dipuji karena penampilannya, Bianchi justru lebih sering dikritik lantaran gaya hidup yang dimilikinya. Akhirnya, City pun melepas Bianchi usai bermain sebanyak 24 laga.
7. Stevan Jovetic
City dinilai sangat beruntung bisa mendaratkan Jovetic dari Fiorentina pada 2013. Betapa tidak, Jovetic menjadikan dirinya sebagai salah satu prospek panas Eropa usai mencetak 40 gol dari 134 laga Fiorentina. Akan tetapi, kenyataannya justru di luar dari ekspektasi. Pemain berusia 26 tahun itu gagal bersaing dengan Sergio Aguero, Edin Dzeko, bahkan Wilfried Bony di lini depan City. Alhasil, ia dilepas ke Inter Milan pada 2015 usai hanya sempat bermain di 44 laga bersama Manchester Biru.
8. Robinho
Kemampuan City mendatangkan Robinho menhadirkan banyak pujian. Namun sekali lagi, sama seperti Jovetic, kenyataan yang ada justru berbeda dari harapannya. Robinho gagal bersinar dan menunjukkan kemampuannya selama bermain di Etihad Stadium. Mantan pemain Real Madrid itu hanya sanggup membuat 16 gol dari 53 penampilan di semua kompetisi.
9. Javi Garcia
Garcia digadang-gadang akan menjadi pemain tangguh di lini belakang City, layaknya yang ditunjukkannya saat masih bermain di Benfica. Meski sempat tampil apik di laga debut, cedera paha yang menimpanya di laga selanjutnya menghambat karier Garcia bersama The Citizens. Usai pulih dari cedera tersebut, pemain yang kini berusia 29 tahun itu tidak pernah bisa mengembalikan performa apiknya. Alhasil, ia pun dilepas City ke klub Rusia, Zenit St Petersburg.
10. Scott Sinclair
Sinclair seakan menjadi pemain yang memang tidak tercipta untuk klub besar. Betapa tidak, sebelum gabung dengan City pada 2012, ia sempat bermain di Chelsea. Kegagalannya bersama The Blues membuatnya diboyong Swansea pada 2010. City pun tertarik membelinya usai melihat performa apik Sinclair bersama The Swans. Namun usai transfer terjadi, pemain asal Inggris itu kembali gagal membuktikan kemampuannya. Total ia hanya bermain sebanyak 19 kali selama tiga tahun berseragam Manchester Biru.
(Zanel Farha Wilda)