Top Score: 10 Pemain Hebat yang Kariernya Hancur di Manchester City

Zanel Farha Wilda, Jurnalis
Selasa 15 Maret 2016 13:01 WIB
Stevan Jovetic (Foto: AFP)
Share :

MANCHESTER City dikenal sebagai salah satu tim kaya yang sering mendatangkan para pemain hebat. Tak heran apabila ada pemain yang tampil baik bersama satu klub, namun di musim selanjutnya langsung pindah dan memperkuat City.

Sayangnya, kegemaran tersebut tak jarang membuat City justru menghancurkan karier pemain-pemain yang didatangkannya. Salah satunya contoh terbarunya adalah Stevan Jovetic. Digadang-gadang akan menjadi andalan The Citizens, Jovetic justru kesulitan menembus starting line-up.

Jovetic bukan satu-satunya. Setidaknya masih ada sembilan nama lain yang merasakan nasib serupa hingga membuat City tidak lama-lama mempertahankannya di dalam klub.

Berikut ini 10 pemain hebat yang kariernya hancur di Manchester City, sebagaimana dimuat Squawka, Senin (15/3/2016):

1. Jack Rodwell

Usai tampil apik bersama Everton di usianya yang masih 19 tahun, Rodwell langsung didatangkan City pada musim 2012–2013. Diharap dapat menjadi pemain tangguh di lini tengah Manchester Biru, ia justru lebih banyak dibangkucadangkan. Total, pemain yang kini berusia 25 tahun itu hanya bermain sebanyak 25 laga di City dan kemudian dilepas ke Sunderland pada 2014.

2. Eliaquim Mangala

Datang dengan harga tinggi yakni 30 juta pounds (saat ini sekira Rp560 miliar), Mangala gagal tampil impresif. Pemain berusia 25 tahun itu dianggap kurang mampu menjaga keseimbangan dan kurang memiliki intelegensi di lini belakang The Citizens. Meski saat ini masih bermain di Etihad Stadium, Mangala diyakini akan dilepas di akhir musim 2015–2016, bersamaan dengan datangnya pelatih anyar Pep Guardiola.

3. Roque Santa Cruz

Menjadi sosok krusial bersama Blackburn Rovers, nyatanya tak membuat Santa Cruz memiliki status yang sama ketika pindah ke City pada 2009. Ia gagal mewujudkan harapan City yang menginginkannya menjadi andalan dalam mencetak gol. Total bersama Manchester Biru, ia hanya bermain sebanyak 24 kali dan mencetak empat gol di semua kompetisi.

4. Jo

Jo diboyong City pada 2008 usai tampil luar biasa dengan mencetak 32 gol dari 62 penampilan bersama CSKA Moskow. Dengan mahar yang cukup besar dikeluarkan untuknya saat itu, pemain yang kini berusia 28 tahun itu justru tampil di luar ekspektasi. Total dari 42 laga yang dimainkannya bersama rival sekota Manchester United tersebut, ia hanya mampu mencetak enam gol.

5. Valeri Bojinov

City membeli Bojinov pada Agustus 2007. Sayangnya belum sempat bermain, ia sudah harus terpinggirkan akibat cedera lutut yang dialaminya. Namun ketika sudah pulih, pemain berpaspor Bulgaria itu kesulitan menyatu dengan permainan yang diterapkan The Citizens. Alhasil dalam tiga musimnya bermain di City, ia hanya bermain sebanyak 12 kali dan kemudian dijual ke Parma pada 2010.

6. Rolando Bianchi

Tidak mudah bagi City mendatangkan Bianchi pada 2007, mengingat adanya persaingan yang terjadi dengan klub-klub besar Eropa lain. Sayangnya, perjuangan Manchester Biru dalam mendatangkan Bianchi tidak terbayar dengan hasil akhirnya. Ketimbang dipuji karena penampilannya, Bianchi justru lebih sering dikritik lantaran gaya hidup yang dimilikinya. Akhirnya, City pun melepas Bianchi usai bermain sebanyak 24 laga.

7. Stevan Jovetic

City dinilai sangat beruntung bisa mendaratkan Jovetic dari Fiorentina pada 2013. Betapa tidak, Jovetic menjadikan dirinya sebagai salah satu prospek panas Eropa usai mencetak 40 gol dari 134 laga Fiorentina. Akan tetapi, kenyataannya justru di luar dari ekspektasi. Pemain berusia 26 tahun itu gagal bersaing dengan Sergio Aguero, Edin Dzeko, bahkan Wilfried Bony di lini depan City. Alhasil, ia dilepas ke Inter Milan pada 2015 usai hanya sempat bermain di 44 laga bersama Manchester Biru.

8. Robinho

Kemampuan City mendatangkan Robinho menhadirkan banyak pujian. Namun sekali lagi, sama seperti Jovetic, kenyataan yang ada justru berbeda dari harapannya. Robinho gagal bersinar dan menunjukkan kemampuannya selama bermain di Etihad Stadium. Mantan pemain Real Madrid itu hanya sanggup membuat 16 gol dari 53 penampilan di semua kompetisi.

9. Javi Garcia

Garcia digadang-gadang akan menjadi pemain tangguh di lini belakang City, layaknya yang ditunjukkannya saat masih bermain di Benfica. Meski sempat tampil apik di laga debut, cedera paha yang menimpanya di laga selanjutnya menghambat karier Garcia bersama The Citizens. Usai pulih dari cedera tersebut, pemain yang kini berusia 29 tahun itu tidak pernah bisa mengembalikan performa apiknya. Alhasil, ia pun dilepas City ke klub Rusia, Zenit St Petersburg.

10. Scott Sinclair

Sinclair seakan menjadi pemain yang memang tidak tercipta untuk klub besar. Betapa tidak, sebelum gabung dengan City pada 2012, ia sempat bermain di Chelsea. Kegagalannya bersama The Blues membuatnya diboyong Swansea pada 2010. City pun tertarik membelinya usai melihat performa apik Sinclair bersama The Swans. Namun usai transfer terjadi, pemain asal Inggris itu kembali gagal membuktikan kemampuannya. Total ia hanya bermain sebanyak 19 kali selama tiga tahun berseragam Manchester Biru.

(Zanel Farha Wilda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya