MADRID – Kapten Atletico Madric, Gabi Fernandez mengungkapkan bahwa dirinya mengikuti apa yang diinstruksikan oleh timnya saat dikaitkan dengan pengaturan skor pada musim 2010-2011. Gabi diduga menerima dana 85 ribu euro dalam kasus yang tengah diselidiki ini.
Pada musim itu, Gabi masih bersegaram Real Zagaroza dan dikabarkan berandil dalam kasus pengaturan skor di salah satu laga krusial La Liga. Usai pertandingan diketahui dana sejumlah 85ribu euro masuk ke rekening bank Gabi, namun dirinya langsung mengembalikan uang itu ke presiden Zagaroza, Agapito Iglesias.
Hadir di persidangan, pemain berusia 31 tahun itu mengaku tidak mengetahui apa-apa terkait dana yang mampir ke rekening pribadinya. Walau demikian, dirinya mengaku hanya mengikuti apa yang diperintahkan oleh pihak klub.
“Saya lakukan apa yang Agapito meminta kepada saya,” ujar Gabi kepada jaksa penuntut umum, seperti dilansir Goal, Sabtu (4/10/2014).
Penyelidikan terkait kasus pengaturan skor di kompetisi tertinggi negeri Matador itu diyakini terjadi pada sembilan pertandingan La Liga musim 2010-2011, seperti yang dicurigai oleh presiden asosiasi sepakbola Spanyol, Javier Tebas. Adapun laga Levante kontra Zaragoza masuk dalam laga yang dicurigai.
Pada laga krusial di penghujung musim itu, Gabi mencetak dua gol kemenangan Garagoza yang berakhir dengan 2-1. Kemenangan itu juga menyelamatkan klubnya dari jurang degradasi. Di waktu yang sama ia juga telah sepakat untuk hijrah ke Atletico Madrid di musim panas 2011.
Sementara itu, pihak Levante menolak berkomentar saat ditanya oleh El Mundo terkait kasus ini. Sedangkan pihak Zaragoza mengatakan mereka tak tahu-menahu perihal pertandingan yang kini tengah diselidiki.
(Fetra Hariandja)