nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Joko Driyono Tersangka, Komite Integritas PSSI: Kita Hormati Proses Hukum

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 17 Februari 2019 06:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 17 51 2019039 joko-driyono-tersangka-komite-integritas-pssi-kita-hormati-proses-hukum-EqBL9ntNU6.jpg Komite Ad Hoc Integritas PSSI meminta semua pihak menghormati proses hukum (Foto: laman resmi PSSI)

JAKARTA – Ketua Komite Ad Hoc Integritas PSSI, Ahmad Riyadh, mengimbau agar semua pihak menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dalam menyikapi kasus yang membelit federasi. Sebab, proses hukum atas semua kasus tersebut sedang berlangsung.

Riyadh menegaskan, Komite Integritas PSSI menyikapi semua proses hukum tersebut secara positif. Ia yakin semua proses tersebut merupakan upaya menjawab dan menjernihkan persoalan yang sedang menerpa PSSI, terutama dalam kaitan penuntasan kasus pengaturan skor.

Sebagaimana diberitakan, Kepolisian RI (Polri) menetapkan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka mafia bola. Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola sudah menggeledah apartemen milik pria yang akrab disapa Jokdri itu serta kantor PSSI guna mencari barang bukti.

Joko Driyono

(Baca juga: PSSI Sebut Joko Driyono Bukan Ditetapkan sebagai Tersangka Mafia Bola)

“Kepada semua pihak, baik penyidik, maupun media, serta masyarakat, mari sama-sama kita junjung tinggi asas praduga tak bersalah. Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan,” tutur Ahmad Riyadh, mengutip dari situs resmi PSSI, Minggu (17/2/2019).

“Hasil pemeriksaan Satgas Antimafia Bola diharapkan dapat memilah pelanggaran berkaitan dengan pidana dilanjutkan sesuai proses hukum yang sudah diatur sedemikian rupa. Pelanggaran berkaitan dengan statuta diinformasikan resmi ke PSSI untuk ditindaklanjuti sesuai dengan sanksi atau hukuman menurut statuta,” pungkasnya.

PSSI

Komite Ad Hoc Integritas sendiri dalam waktu dekat akan berkomunikasi dengan Joko Driyono yang diharapkan memberi penjelasan dengan benar mengenai keterlibatan dalam pengaturan skor atau tidak. Sebab, kejelasan informasi akan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat kepada PSSI kelak.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini