BANDUNG - Peringatan keras diberikan Persib Bandung kepada pemain bertahan Abanda Herman. Pria asal Kamerun yang tak kunjung mengikuti latihan Persib itu menghilang dan tak ada kabar darinya. Hal tersebut membuat nakHoda Persib Jajang Nurjaman akan mengambil tindakan.
Diungkapkan Jajang, Abanda diberikan keringanan waktu untuk mengikuti latihan pada Senin (10/9). Namun, kesabaran mantan asisten pelatih Pelita Jaya Karawang itu tampaknya sudah hampir habis.
“Kita sudah memberi batas waktu awal tanggal 10 September agar berkumpul. Sekarang sudah lewat, kita kasih peringatan kedua agar dia datang tanggal 15 September,” ungkap Jajang ditemui wartawan di mes Persib, Selasa (11/9).
Menurut Jajang, dirinya membutuhkan pemain bernomor punggung 6 itu. Hanya saja, ketidakmunculan Abanda membuat dirinya bertanya-tanya. Bahkan, rekan-rekan setim Abanda tidak mengetahui kemana pemain itu pergi.
“Kita butuh Abanda karena satu pemain yang dipertahankan. Kalau kenyataannya dia seperti itu, kita tidak punya pilihan lain,” tegas Jajang.
Jajang mengaku, manajemen tim tidak memberinya kabar. Pun dari Abanda tak memberikan konfirmasi mengapa dirinya berhalangan hadir. Padahal, pekan lalu tim Persib sudah melaksanakan tes medis.
Sedangkan pemain lain, lanjut Jajang, justru memberikan keterangan kepadanya. “Pemain lain ada alasan yang jelas kepada saya,” sambungnya. Dari sesi latihan terakhir, pemain yang sudah bergabung yakni Tony Sucipto dan Asri Akbar. Sedangkan pemain asing lain yang menyatakan akan ikut latihan yaitu Kenji Adachihara, Mbida Messi dan Dzumafo Epandi.
Jajang berharap, Abanda segera berkumpul pada 15 September nanti. Jika tidak, dirinya akan menyiapkan pemain lain sebagai gantinya. “Ya, yang penting kita tunggu dia dulu. Lewat dari itu ya harus ada keputusan yang tegas,” tandasnya.
(Achmad Firdaus)